10 Ribu Lebih, Nasabah LPD Bedha Jalan Santai

1908 - Jalan santai LPD Bedha

Tabanan, korandetikbali.com – Bertepatan dengan hari raya Idul Fitri, lebih dari 10 ribu nasabah LPD  Desa Pekraman Bedha yang terdiri dari 38 banjar adat menggelar jalan santai. Jalan santai dalam rangka HUT LPD Bedha yang ke 20 tersebut dilepas Kapolres Tabanan, AKBP. Dekananto, EP, didampingi mantan Bupati Tabanan, N Adi Wiryatama dan Bendesa Adat Bedha, I Nyoman Surata, Minggu, (19/8).

 

Jalan santai yang mengambil start dan finish di Wantilan Pura Bedha tersebut mengambil rute sekitar 5 km lebih yakni di wilayah Desa Sudimara dan Gubug. Pada iring-iringan pertama dimeriahkan oleh seni tabuh adi merdangga bebarungan kendang bali widya samudra banjar Curah, Gubug. Dibelakangnya diikuti oleh relawan Kebo Iwa dan ribuan nasabah LPD Bedha tua muda, besar dan kecil. Peringatan HUT LPD tiga kecamatan yakni Kediri, Tabanan dan Kerambitan ini akan berlangsung selama tiga hari hingga hari Selasa, (21/8). Selain gerak jalan HUT LPD Bedha ke 20 kali ini juga diisi berbagai kesenian mulai dari tari-tarian, gong kebyar, angklung, calon narang, joged bumbung, bebondresan hingga organ tunggal dan musik band. Sementara kegiatan sosial yang dilakukan yakni pelayanan kesehatan gratis dan pasar murah. Sedangkan malam puncak perayaan akan dilakukan pada Selasa, (21/8) malam di wantilan setempat. Kepala LPD Bedha, I Made Sunarta, SE mengatakan  thema yang diusung dalam HUT kali ini yakni “LPD Ajeg, Masyarakat Sejahtera dan Desa Pekraman Bedha Lestari”. Dikatakan kegiatan ini disamping untuk jangka panjangnya mencapai laba dan manfaat jangka panjang juga diharapkan dari kegiatan ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat, meningkatkan rasa memiliki serta meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap ikut mempertahankan keberadaan LPD Bedha dari gangguan dan tantangan baik yang datang dari dalam maupun luar LPD. Dia juga mengungkapkan LPD Bedha yang didirikan sejak 1992 dan beroperasi sejak 1993 dengan modal awal 11 juta lebih ini menawarkan berbagai produk seperti Tabungan, Deposito, Kredit, Kredit Rekening Koran, Tabungan Beasiswa, Tabungan Yadnya dan Tabungan Harian. Untuk jumlah penabung kata dia dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. “kalau tahun 1993 jumlah penabung hanya 979 orang, namun tahun 2011 jumlahnya sudah mencapai 12.812 orang penabung,” ucap Sunarta Bangga. Diungkapkan juga bahwa sejak 1993 hingga 2011 LPD Bedha telah berkontribusi kepada Desa Pekraman mulai dari kontribusi dibidang yadnya, asset, bangunan fisik, bidang pendidikan, spiritual sosial kemasyarakatan, dan kewirausahaan. Lalu bagaimana dengan SHU,,? Ditanya demikian Sunarta menjelaskan bahwa SHU LPD didistribusikan ke Desa Pekraman dan Banjar-banjar yang ada diwilayah Desa Pekraman. Seperti sudah berjalan bahwa selama 11 tahun LPD telah menyerahkan SHU sebesar 20 persen dari keuntungan yakni Rp. 1.649.986.000. “Disamping SHU desa juga mendapatkan biaya operasional dari LPD setiap bulan sebesar 2 juta atau setahun sebanyak 24 juta,” ungkapnya. Sedangkan untuk banjar selama 11 tahun mendapatkan total SHU Rp. 659 juta lebih yang dibagi oleh 38 banjar adat. Disamping SHU masing-masing banjar juga mendapatkan kucuran dana setiap bulannya sebesar 100 ribu. “Tidak hanya itu, kelian banjar adat yang merupakan ujung tombak LPD di tingkat banjar juga kita berikan honor setiap bulan sebesar Rp. 200 ribu,” ucap Sunarta. gin


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>