Protes Permenkes Bidan Nglurug Dewan

0605 - Bidan ke DPRD Buleleng

Buleleng, korandetikbali.com – Merasa nasibnya tidak jelas 48 Bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) se Kabupaten Buleleng, menyampaikan aspirasi ke DPRD Buleleng, Senin (6/5). Puluhan bidan tersebut diterima Wakil Ketua DPRD Buleleng, Gede Dharma Widjaya yang didampingi Suarjana anggota Komisi D serta Kabag Humas DPRD Buleleng.

Sebelum ke DPRD Buleleng puluhan Bidan PTT yang dipimpin Astrini dan Komang Sri Candrawati itu terlebih dahulu ke Dinas Kesehatan. Para bidan itu melakukan protes atas keluarya peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI No 7 Tahun 2013 tentang tata cara pengaturan pengangkatan dan penempatan  Bidan yang berstatus PTT. Karena mereka menilai Permenkes itu sangat merugikan terutama yang berstatus pegawai tidak tetap. Selain melakukan protes mereka juga bermaksud mempertanyakan kelanjutan nasibnya terkait pengangkatan CPNS yang hanya memprioritaskan pegawai honor daerah (Honda). Sedangkan bagi yang berstatus honorer pusat tidak di akomodasi oleh pemerintah daerah. ”Hanya Honorer daerah saja yang diangkat sementara kami yang honorer pusat tidak terakomodasi.”jelas Astrini.

Sementara itu, Dharma Widjaya kepada Bidan PTT itu mengatakan akan mengakomodasi kepentingan mereka termasuk memfasilitasi perjuangan mereka ke provinsi maupun pusat.”Coba kumpulkan SK pengangkatan, kami akan komunikasikan persoalan saudara-saudara ke pemerintahan lebih tinggi termasuk ke provinsi dan pusat,”jelas Dharma Widjaya.”Persoalan ini tidak bisa diselesaikan di tingkat kabupaten, namun harus di bawa ke provinsi dan pusat. Saya akan fasilitasi menyampaikan masalah ini ke Kemenkes maupun ke Men Pan dan Reformasi Birokrasi ”tandasnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Buleleng dr.Made Puja Arianta mengatakan persoalan yang dihadapi oleh para Bidan PTT itu bukan domainnya. Karena itu mereka disarankan agar mengkomunikasikannya dengan BKD. ”Saya sarankan kepada mereka ke BKD karena itu terkait masalah kepegawaian. Kalau kami tidak dapar memberikan jawaban pasti,”tandasnya. sad

      

 

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>