Oknum Orang Asing di Perancak Diduga Sebarkan HIV/AIDS

1803 -I Gusti Ketut Nodher

Jembrana, korandetikbali.com – Penyebaran HIV/AIDS di Jembrana kini mengkawatirkan, salah satu sumbernya diduga adalah orang asing yang tinggal di wilayah Perancak Jembrana.

Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Jembrana (FKMJ) I Gusti Ketut Nodher mengatakan, tidak sedikit ABG Jembrana yang tergiur dengan harta dan merusak dirinya sendiri. “Semua ini sumbernya dari Perancak, harusnya pemerintah daerah segera bersikap dan menyikapi hal ini dengan serius, sehingga generasi muda tidak semakin hancur akibat ulah oknum Asing yang  ingin merusak generasi muda Jembrana,” katanya.

Nodher mencontohkan ada seorang ABG usia 19 tahun asal Poh Santen dan Pergung, yang sempat dekat dengan oknum orang asing yang diduga kena HIV/AIDS ini  kini juga  mengidap virus ini. “Ya iming-imingnya hanya dikasi uang, blackberry, rumah, dan harta lainnya, namun setelah sudah tidak diperlukan ya dibuang begitu saja, kan kasian putra putri generasi jembrana yang sama sekali tidak berani untuk melapor atau keberatan dengan ulah orang asing  yang tinggal di Perancak tersebut, sekarang ya hanya tinggal penyesalan dan merenungi nasibnya,” jelasnya.  Hal yang senada diungkapkan oleh Perbekel Yehembang Ketut Wadia mengatakan, khawatir dengan merebaknya kasus HIV/ AIDS di Jembrana.Sehingga pihaknya mengharapkan Dinas terkait segera bertindak untuk mengatasi hal ini.

Dari Komisi Penanggulangan HIV/AIDS, penderita HIV/AIDS terbanyak di di Kecamatan Negara, yakni 111 kasus AIDS dan 31 kasus HIV. Selanjutnya Kecamatan Melaya 88 kasus AIDS dan 38 HIV. Selanjutnya Kecamatan Mendoyo 49 kasus AIDS dan 19 kasus HIV. Berikutnya Kecamatan Jembrana, 47 kasus AIDS dan 6 kasus HIV. Sedangkan di Kecamatan Pekutatan, 12 terdapat kasus AIDS, dan kasus HIV  nihil. ide 

 


13 Responses to Oknum Orang Asing di Perancak Diduga Sebarkan HIV/AIDS

  1. edwin says:

    udah tau ada banyak keluhan, pemerintah hanya bilang ” Ya saya dengar berita itu “.
    tapi tidak ada tindak lanjut apa-apa..
    mungkin pemerintahnya berfikiran ” Sing ngeranaang BOL”

    • Ngurah Seriawan says:

      Penyuluhan mungkin sudah dan sudah tidak mempan,, masyrkt & generasi muda juga sudah tahu dan mengerti,, tentang dampak Sex Bebas dan HIV AIDS. Bahayanya mereka yang sudah terjangkit, kepingin menyebarkan karena dendam dan pasrah akan hidupnya, akan mencari sasaran ke org2 yang belum kenal pribadi mereka yang terjangkit. Seyogyanya dari data itu di tindak lanjuti,, bila perlu di karantina, dibuatkan lokasi karantina, seperti karantina untuk orang yang terjangkit penyakit kusta yang ada di Tabanan.

  2. wena kak says:

    nasib pedagang klo ga untung ya rugi , jangan selalu menyalahkan pemerintah , mulailah dari lingkungan keluarga sebab keluargalah yang paling dekat untuk membimbing putra putrinya

  3. gus java says:

    ayo kita bebaskan jembrana dari ancaman AIDS kalo bisa kita USIR aja orang yg menyebarkannya jangan sampai meluas,,,,!!!!!!!! (( DO TAKUT ))

  4. Nengah Budi says:

    Sebenarnya sangat mudah dan gampang menyiasatinya, Jgn mau dekat dgn dia…!

  5. juwita purnama says:

    sebaiknya masalah ini harus diselesaikan dengan cepat, agar tidak menambahh korban2 lagii… bila perluu pemerintah kususnya daerah jembrana harus cepat selidiki dan bila perlu di tangkap… saya jadi warna di jembrana juga merasa perihatin, bagaimana tidakk tempat yang saya diami bertahun-tahun dikotori oleh orang asing ituu !!!

  6. Jono says:

    Demi Uang….sesal kemudian…menghitung hari….meanti ajal

  7. budy tati says:

    Sadar pada kita diri sendiri.. Mana jalan yg benar dan mana jaln yg tdk benar..ingat kata WASPADA..

  8. gus rimba says:

    kalau orang Bali nindihin nyama Bali, jeg cetikin gen orang asing pang bedikan satwa…demi menyelamatkan nyama. TITIK.PANG SING JAJAH KEN JEPANG BUIN.

  9. gus rimba says:

    guru rupaka, guru pengajian, guru wisesa tak berdaya, aparat tidak berdaya…jadi remaja diperdaya… hanya demi uang…kurang mendalami agama belajar puasa..ya?

  10. gus says:

    Pemerintah dan instansi terkait tutup mata, tutup mulut dan tutp telinga,,,,,,,,, kalo sudah uang susah dah masyarakat jadi korban!!!!! kita saja yg salah pilih peminpin……….

  11. i belog says:

    wenten tuturan satwa ” kocap tanah anak jembrana liu beli teken oknum orang jepang,gadis jembrana dijual NITIPANG PENYAKIT AIDS ,orang tua baanga pipis ,gaenange umah beliang motor..aparat beliang mobil. JANI LIU ANAK KENA AIDS DI JEMBRANA KANTI 414 remaja, anak-anak 12..to ane mara terdaftar, ane konden meliab…ane mati aids sube liuvenik kelih tua bajang.. uliang anak besik oknum orang jepang..kocap.

  12. i belog says:

    wenten tuturan satwa ” kocap tanah anak jembrana liu beli teken oknum orang jepang,gadis jembrana dijual NITIPANG PENYAKIT AIDS ,orang tua baanga pipis ,gaenange umah beliang motor..aparat beliang mobil. JANI LIU ANAK KENA AIDS DI JEMBRANA KANTI 414 remaja, anak-anak 12..to ane mara terdaftar, ane konden meliab…ane mati aids sube liu cenik kelih tua bajang.. uliang anak besik oknum orang jepang..kocap.
    madek je okunm jepang to enggal bangka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>