Ketua Harian Dihapus, Suarsedana Digeser Ke Infokom

2111 - Suarsedana

Tabanan, korandetikbali.com -  Suhu politik di tubuh Golkar Tabanan memanas. Hal ini seiring dengan resaffle kepengurusan di tubuh DPD Golkar belum lama ini. Salah satu yang kena garis adalah I Nyoman Suarsedana Ketua Harian DPD Golkar Tabanan. Suarsedana yang juga Wakil Ketua DPRD Tabanan ini kini diposisikan sebagai wakil ketua bidang infokom DPD II Golkar Tabanan. “Saya kira kemampuan dia (Suarsedana) cocok jadi jubir partai karena kedekatannya dengan penguasa dan yang lain, jadi pas lah di Wakil Ketua Bidang Infokom,” ucap Ketua DPD II Golkar Tabanan, I Nyoman Wirya, Rabu, (21/11) siang.

Lebih Lanjut, Wirya yang juga anggota DPRD provinsi Bali tidak menampik saat dikonfirmasi terkait pencopotan Suarsedana tersebut. Kata dia, tidak ada istilah pencopotan melainkan memang posisi ketua harian yang sebelumnya dijabat Suarsedana dihapuskan, sehingga tidak ada lagi ketua harian. “Dan untuk posisi Suarsedana sekarang kita tempatkan sebagai wakil ketua bidang infokom,” ucapnya berdalih. Perubahan formasi tidak adanya jabatan ketua harian lagi itu kata dia memang sudah aturan interen dari pusat hingga daerah tidak terkecuali Tabanan. “Jadi pergeseran itu bukan atas dasar suka dan tidak suka, atau sengaja dicari-cari, namun memang sudah aturan di partai Golkar,” tegasnya. Untuk itu dia berharap semua pihak dapat memakluminya dan tidak memandang hal ini sebuah penjegalan politik seseorang. Terkait posisi Suarsedana yang baru, Wirya mengatakan sudah sangat pas sebagai Wakil Ketua Bidang Infokom. “Kami menempatkan Suarsedana diposisi itu juga atas skill yang dimiliki yang bersangkutan, saya kira Suarsedana pantas disana dimana posisi tersebut sama dengan jubir (juru bicara) partai dan dia (Suarsedana) cocok disana lantaran kemampuannya meloby dan kedekatannya dengan penguasa dan yang lain,” papar politisi Kerambitan ini panjang lebar. Sementara I Nyoman Widana yang juga anggota DPRD Tabanan dari Fraksi Golkar mengungkapkan hal serupa. Kata dia, memang aturan baru di partai Golkar dari DPP menghapuskan posisi ketua harian disemua tingkatan. “Memang aturan dari DPP Golkar Ketua Harian dihapuskan termasuk di Provinsi, Pak Wijaya tidak lagi jadi ketua harian, jadi tidak perlu dipersoalkan,” ucap Widana. Lalu bagaimana dengan Suarsedana..? hingga berita ini di onlinekan, Suarsedana belum bisa dihubungi. Begitu juga saat dihubungi lewat telpon tidak mendapatkan jawaban. gin


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>