Dituding Ada Penyunatan Bansos, Kadiskanla Berang

0102 - tutik kusuma wardani

Buleleng, korandetikbali.com – Dituding adanya penyunatan Bansos Provinsi tahun 2011 – 2012, di Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Buleleng hingga 10 persen membuat Kadiskanla, Ir Nyoman Sutrisna,MM, berang. Hal itu terungkap dalam rapat evaluasi dengan dengan menghadirkan Ketua Komisi  II DPRD Bali, Tutik Kusuma Wardani di Buleleng. Jumat  (1/2).

Sutrisna menegaskan tudingan adanya pemotongan bansos itu tidak benar. ”Sampai sekarang saya belum menerima laporan terkait tudingan pemotongan bansos, apalagi besar pemotongannya mencapai 10 persen” terangnya. Dia mengatakan meminta tudingan tersebut dilengkapi data. ,”Saya tidak ingin main-main dalam hal ini dan saya memang tidak suka main-main. Jadi saya minta agar ditindak lanjuti dengan pembicaraan dengan data yang pasti. Kalau dalam forum diskusi ini dibicarakan tidaklah etis” pungkas Nyoman Sutrisna.

Sementara itu Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bali, Tutik Kusuma Wardani mengatakan bansos yang dikucurkan oleh pemerintah, diminta  jangan sampai terjadi pemotongan ataupun diselewengkan.  “Kami menerima laporan disalah satu penerima bansos untuk kesejahteraan anggota kelompok telah terjadi penyelewengan dengan melakukan potongan bantuan. Saya disini tidak etis menyebutkannya” ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa dirinya telah mengucurkan bansos sebesar Rp. 19 juta kepada salah satu kelompok pembudidaya dengan harapan bantuan tersebut dimanfaatkan untuk kesejahteraan anggota kelompok itu sendiri. ,”Bukannya dibagi-bagi, seperti informasi yang diterima. Pemerintah memberikan bansos, pada intinya untuk kesejahteraan, sehingga saya begitu peduli terhadap bansos ini agar jangan sampai terjadi penyelewengan berupa pemotongan” pungkas Tutik Kusuma Wardani.

Pada sisi lain Gede Suardana secara blak-blakan dihadapan peserta rapat evaluasi di Diskanla Buleleng menyatakan bahwa bansos telah dipotong  sebesar 10 persen yang diberikan oleh Wayan Koster dan Tutik Kusuma Wardani,”Saya punya datanya. Dari dua data bansos itu salah satunya telah dilaporkan ke KPK. Saya telah menerima telaah dari KPK” ungkapnya.

Seraya mengatakan informasi dari penyelewengan ini, telah diterima dari masyarakat secara langsung. ,”Saya tidak menelan begitu saja laporan dari masyarakat, selanjutnya saya melakukan investigasi  dan ternyata benar adanya telah terjadi penyelewengan terhadap bantuan bansos ini. Saya punya datanya” pungkas Suardana. sad

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>